IT DI DUNIA HUKUM; Chatting dengan Personel Jogja IT yang menjadi Praktisi Hukum

Posted by Uung on Sep 5, 2010 | No Comments

Secara tidak sengaja waktu online bareng dengan salah satu pengurus  Jogja IT Bidang Legal & Hukum, Mas Budi Dhanarto, SH. pada Hari Sabtu, 4 September 2010 sekitar jam 22.00 WIB.. Kami chatting: Nurul:

Halo mas…

Budi Dhanarto, SH:

Hai apa kabar lama gak jumpa nih

Nurul:

Ini Mas Budi Dhanarto, kan???

Budi Dhanarto, SH:

Iya, nih mas nurul to?

Nurul:

Ya mas

Lagi sibuk apa mas?

Budi Dhanarto, SH:

Ini ada sidang-sidang tapi lagi di tunda habis lebaran sama lagi siap-siap kuliah habis lebaran…

Nurul:

woww...S-2 to mas? Siplahhh.

Budi Dhanarto, SH:

Iya…

Nurul:

Aku lagi gawe website mas www.cheetah-artdesign.com

Budi Dhanarto, SH:

O ya, terus Jogja IT piye saiki?

Nurul:

Oya...kemarin buka bersama dan ngobrol tentang rencana tahun depan (okt 2011) ada event Summit kedatangan 40-an negara asia pasifik mas…

Ini lagi dirancang…

Budi Dhanarto, SH:

Aku kemarin sempat sidang pake video call messenger karena klienku di Amerika, Hakimnya malah terheran-heran! (Nah Loe!!!)

Nurul:

woooow... hahahaha sip

nganggo laptope njenengan?

Terus itu sebagai saksi opo piye?

Gak dianggap in absentia mas? Hehe

Budi Dhanarto, SH:

Iya. Aku jane pengen usul Jogja It nganake work shop sistem legalitas tandatangan dan dokumen elektronik termasuk metode encripsi karo pengesahan tandatangan elektronik pesertane para notaris, hakim, pengacara ketoke menarik…

Nurul:

Iyo mas... nek njenengan gawe konsepe sik wae...mengko dibahas bareng...nek ra ngono sulit temen2 cuma diobrolke thok

Budi Dhanarto, SH:

Ok nanti tak bikin konsepe aku wis riset salah satu cara pengamanan tandatangan elektronik pakai metode encryption

Nurul:

Nek ono dokumentasine/foto tulung dikirim ke jogjait@gmail.com mas

arep tak publish...

maksude dokumentasi sidange kuwi

menarik kuwi…

Budi Dhanarto, SH:

Oke… soale kemaren aku pengalaman praktek tandatangan diakui, karena hakim secara audio visual ketemu klienku, makane hakim percaya…

Nurul:

Terus kuwi koyo teleconference nganggo layar lebar?

mas...sing sidang kuwi kasus opo?

kapan?

Budi Dhanarto, SH:

Sidang pas perdamaian harus ada tanda tangan, dan langsung tak kirim elektrik trus disahkan hakim…

Nurul:

Ora,… maksudku tentang kasus opo? kapan kuwi?

Budi Dhanarto, SH:

Kasus gugatan harta bersama, terus terjadi perdamaian. Dan syarat perdamaian ketika mediasi klien harus hadir langsung. Itu baru sebulan yang lalu…

Nurul:

Okeee .... terus kirim tanda tangan lewat email?

Budi Dhanarto, SH:

Tadinya ada file sing tak e-mail, terus juga ada yang dikirim fisik, tapi terkendala ning teori harus pake metode encripsi. Klienku nggak bisa sistemnya, terus tak kirim fisik tandatangane.

Setelah sampai di sini, kontak video call karo hakim, dan hakim mengakui tandatanganya karena kalau normal tandatangan harus di depan pejabat di konsulat …

Nurul:

okeee....sip kuwi... mungkin njenengan bisa inventarisir masalah-masalah dunia hukum yg bisa di-create dan dipermudah dengan IT mass.... kapan2 kita bahas di Jogja IT yaaa... habis lebaran...

Budi Dhanarto, SH:

Ok mas nanti tak kabari

Nurul:

sippp....***

Inilah sebagai bahan, sejauh mana konsep “IT for All” bisa menembus dunia apa saja… Semoga menjadi bahan pembahasan yang menarik, dan lebih meng-eksplore manfaat It untuk dunia selain IT… Eh, termasuk “Dunia Lain” gak yaa??? … Monggoooo… ***nu

This content is restricted to site members. If you are an existing user, please login. New users may register below.

New Users Registration

Choose a Username*
 
Email:*
 
    
  * Required field
  Powered by WP-Members

Leave a Reply

*

Switch to our mobile site